26 November 2009

Tempat Yang Berbeda..

Detik..detik menjelang hari kemenangan > lebaran yang ke dua jauh dari orang tua :anongnangyari:. Saat isya menjemput suara takbir pun jelas terdengar di telinga Entahlah bagaimana perasaaan yang bersemayam di dalam diri ketika mendengar takbir yang begitu lantang menggema di dalam ruang telinga senang :inlove:dan sedih ::(seakan bercampur menjadi satu mengingat keinginan untuk bersama keluarga jauh dari harapan walau berat tapi ku harus tetap bertahan disini sendiri mengingat beberapa bulan lalu kami masih bisa berkumpul bersama saat idul fitri kemarin Alhamdulillah Yaa Rabb:woooh::woooh: . Walau begitu ku mencoba untuk positive thinking berfikir kalau diri ini lebih beruntung di bandingkan saudara-saudara ku di luar sana mereka yang sejak kecil tidak punya orang tua, mereka yang pada saat bangun tak tahu harus melangkah kemana, dari hal itu ku bisa bersyukur dengan apa yang ku miliki sekarang dengan segala ketidaksempurnaan ku dengan segala kekurangan ku, ku yakin Allah memberikan cobaan kepada umatnya sesuai kemampuan masing-masing. :ayuk::damn::gatau:

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam. (Q:S Al 'Imran: 102)

"Wahai umat manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu yang menciptakan kami dari satu jiwa dan menciptakan dari jiwa itu pasangannya dan menebarkan dari keduanya laki-laki dan perempuan yang banyak. Bertakwalah kepada Allah tempat kamu meminta dan jagalah hubungan kekeluargaan. Sesungguhnya Allah senantiasa mengawasi kamu." (Q:S An-Nisaa': 1)

Semoga kita semua bisa mengambil hikmah dari setiap cobaan ^_^

“Aul pribadi mengucapkan Taqabbalallahu minna wa minkum, minal aidzin wal faidzin, mohon maaf atas segala salah yang ada” ^_^





05 November 2009

Kakek Sampai bertemu lagi..

Pukul 19:15wib ada telfon callme dari mamah seperti biasa beliau menanyakan kabar, sudah makan atau belum, sekarang lagi apa, (pertanyaan-pertanyaan yang biasa dilontarkan seorang ibu kepada anaknya yang dalam perantauan) setelah beberapa detik kemudian:


Mamah : “lia kemarin kakek (orang tua dari ayah) meninggal, meninggalnya tiba-tiba”

Aul : Innalillahi wa innailahirajiuun… :anongnangyari::waaah:(sesaat ku tak bisa berkata apapun terdiam sendiri, dan mulai menitihkan air mata ) ::(

Mamah : lia hati-hati disana ya jaga kesehatan, kalau mau naik kendaraan hati-hati roknya

Aul : “hati-hati dengan rok”(seakan sebuah peringatan) fikir

Iya mamah

Pembicaaraan pun berakhir…

Kakek*

Teruntuk mu kakek ku sayang…pucca_love_17

Kakek aku tidak tau lagi harus berkata apa selain menangis dan memohon pada Allah..:puppyeyes:

Ku sedih akan kepergian mu yang begitu mendadak..

Ku tahu kakek tidak bisa bertahan lagi, dengan tubuh yang mulai merapuh..

Kakek engkau lah yang mengajari ku tentang kesederhanaan..

Tidak mengeluh dengan apa yang engkau miliki..

Akhirnya kakek bertemu dengan nenek lagi setelah sekian lama terpisah semoga kakek dan nenek bahagia di alam sana..(mereka di persatukan karena cinta kepada Allah dan di pisahkan karna cinta kepada Allah)

(bukan foto kakek dan nenek)

Semoga Amal Ibadah semasa hidup di terima oleh Sang Pemilik Kehidupan Allah Aza’ Wajallah..

Kakek tapi mengapa engkau pergi saat kita tidak bersama..

Tak kan terlupa pertemuan kita dikala idul fitri kemarin, maaafkan cucu mu ini jika pernah berbuat salah dan belum bisa membahagiakan kakek dan nenek..

Sekali lagi ku kehilangan orang yang kusayang, ku tak dapat melihat wajah mereka untuk terakhir kalinya. Buat orang-orang kusayang yang telah mendahului ku bertemu dengan Sang Khaliq, kakek, nenek, bibi, sepupu/adik kecil Q ridha, sepupu-sepupu ku yang lainnya semoga kita dipertemukan kembali di tempat yang Allah janjikan…amin, semoga kalian tenang di alam sana, aku kan selalu merindukan kalian, dalam setiap doa-doa ku sampaikan salam sayang dan rindu yang mendalam..


Dialah Yang menciptakan kamu dari tanah, sesudah itu ditentukannya ajal (KEMATIANmu), dan ada lagi suatu ajal yang ditentukan (untuk berbangkit) yang ada pada sisi-Nya (yang Dia sendirilah mengetahuinya), kemudian kamu masih ragu-ragu (tentang berbangkit itu).

Q:S Al- An’aam: 2


Dan Dialah yang mempunyai kekuasaan tertinggi di atas semua hamba-Nya, dan diutus-Nya kepadamu malaikat-malaikat penjaga, sehingga apabila datang KEMATIAN kepada salah seorang di antara kamu, ia diwafatkan oleh malaikat-malaikat Kami, dan malaikat-malaikat Kami itu tidak melalaikan kewajibannya.

Q:S Al-An’aam:61


Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan KEMATIANNYA dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditentukan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berpikir.

Q:S Az-Zumar:42



Masihkah kita mengingkari kematian ..!!!!

Dari Ibnu Umar radhiallahu 'anhuma, ia berkata : “Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam memegang pundakku, lalu bersabda : Jadilah engkau di dunia ini seakan-akan sebagai orang asing atau pengembara. Lalu Ibnu Umar radhiyallahu anhuma berkata : “Jika engkau di waktu sore, maka janganlah engkau menunggu pagi dan jika engkau di waktu pagi, maka janganlah menunggu sore dan pergunakanlah waktu sehatmu sebelum kamu sakit dan waktu hidupmu sebelum kamu mati”.

*Selamat jalan kakek semoga Amal ibadah mu di terima..amin..tidak akan lama lagi kita kan berkumpul kembali seperti dulu. Aku akan selalu merindukanmu karena Allah*

:nangis::nangis::nangis::nangis:


Awal November..

berita duka di awal November... :konslet: :ha?: question

18 Oktober 2009

masihh..

,Asrama Padjajaran Bale 3 kamar 17:inlove: rumah sementara ku selama setahun.:puppyeyes:


masihh ingat malam terakhir ? atau sudah lupa ? tenang itu bukan masalah kemarin janji mau menampilkan foto-foto d asrama

Mesjid Ibnu Sina'

























tempat parkir baru depan bale 4

Para penguni Bale 3 ::(


buat seseorang disana makasih sudah mau ajarin buat animasi kayak gini maksiiihh...makasiiih
:eheh:pucca_love_06sembahvictoire:woooh:

17 Oktober 2009

ku bukanlah...


Mencoba memperbaiki diri dengan melihat kesalahan yang diperbuat..

Ku bukanlah seorang sebaik yang kau kira,

Ku bukanlah seorang sejujur yang kau kira,

Ku bukanlah seorang sepandai yang kau kira,

Ku bukanlah seorang yang sempurna.

Tapi ku yakin ku tak seburuk yang kau kira.

Hai orang-orang yang beriman, bertobatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang yang beriman bersama dengan dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: "Ya Tuhan kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu".

(Q:S At tahriim:8)


Ku tak ingin menjadi manusia yang sempurna, pertama karena ku hanyalah manusia yang diciptakan oleh Sang Pemilik Kehidupan artinya ku tak memiliki apa-apa,

Allah mengetahui apa yang dikandung oleh setiap perempuan, dan kandungan rahim yang kurang sempurna dan yang bertambah. Dan segala sesuatu pada sisi-Nya ada ukurannya.

(Q:S Ar ra’d:8)


Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.

(Q:S Al Israa’:70)


kalaupun misalnya kesempurnaan itu benar ada dan ku memilikinya pastinya tiap waktu yang ku lewati tiadalah arti bukan kebahagian yang ku dapat tapi kesedihan dan penderitaan kenapa karena semuanya bisa ku menjadi milik ku tanpa usaha ouh malangnya.

Sesungguhnya perumpamaan kehidupan duniawi itu, adalah seperti air (hujan) yang Kami turunkan dari langit, lalu tumbuhlah dengan suburnya karena air itu tanam-tanaman bumi, di antaranya ada yang dimakan manusia dan binatang ternak. Hingga apabila bumi itu telah sempurna keindahannya, dan memakai (pula) perhiasannya, dan pemilik-pemiliknya mengira bahwa mereka pasti menguasainya, tiba-tiba datanglah kepadanya adzab Kami di waktu malam atau siang, lalu Kami jadikan (tanaman tanamannya) laksana tanam-tanaman yang sudah disabit, seakan-akan belum pernah tumbuh kemarin. Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda kekuasaan (Kami) kepada orang-orang yang berpikir.

(Q:S Yunnus:24)

star